Checklist press release sebelum distribusi: 20 poin yang sering terlewat
Press release yang dikirim tanpa review yang sistematis adalah press release yang berpotensi merusak reputasi brand — bukan membangunnya. Satu kesalahan faktual, satu typo di nama narasumber, atau satu klaim yang tidak bisa diverifikasi bisa membuat editor skeptis terhadap semua press release berikutnya dari brand yang sama.
Checklist ini berisi 20 poin yang secara konsisten ditemukan dalam press release yang ditolak atau yang menghasilkan liputan berkualitas rendah. Gunakan sebelum setiap distribusi — tidak terkecuali.
Bagian 1: Struktur dan konten (poin 1-8)
Bagian 2: Bahasa dan format (poin 9-14)
Bagian 3: Kelengkapan dokumen (poin 15-20)
Bonus: 5 poin yang sering terlewat tapi krusial
Apakah kutipan sudah disetujui narasumber? Jangan distribusikan press release dengan kutipan yang belum dikonfirmasi ke narasumber. Kutipan yang dikoreksi setelah press release tayang sangat memalukan.
Apakah angka funding sudah final dan disetujui investor? Untuk funding announcement, pastikan jumlah yang disebutkan sudah resmi disetujui semua pihak dan wire transfer sudah masuk.
Apakah ada informasi sensitif yang tidak boleh dipublikasikan? Review sekali lagi apakah ada data pelanggan, terms finansial yang confidential, atau informasi partner yang belum disetujui untuk dipublikasikan.
Apakah timing distribusi sudah tepat? Jangan distribusikan bersamaan dengan berita besar nasional yang akan mengalihkan semua perhatian media. Pantau berita 24-48 jam sebelum distribusi.
Apakah follow-up strategy sudah disiapkan? Siapa yang akan merespons jika ada jurnalis yang menghubungi? Apakah narasumber siap untuk diwawancara dalam 24-48 jam setelah distribusi?
Checklist khusus untuk jenis press release tertentu
Di atas 20 poin universal, beberapa jenis press release memiliki poin tambahan yang harus dicek:
Untuk funding announcement: Wire transfer sudah masuk, semua dokumen legal ditandatangani, jumlah dan seri funding disetujui investor, kutipan investor sudah di-approve, dan embargo (jika ada) sudah dikomunikasikan ke semua pihak.
Untuk press release kesehatan/medis: Semua klaim klinis didukung data terverifikasi, izin operasional sudah terbit, tidak ada nama atau data identifikasi pasien, dan sudah di-review oleh tim legal atau compliance.
Untuk press release event: Detail lokasi lengkap dan akurat, jam mulai dan selesai, informasi akreditasi media, dan RSVP deadline tercantum jelas.
Untuk press release penghargaan: Nama lembaga pemberi award ditulis lengkap dan benar, tanggal pengumuman resmi dikonfirmasi, dan foto penerimaan award tersedia.
Kapan press release perlu review legal?
Tidak semua press release perlu melalui review legal, tapi ada situasi di mana ini sangat disarankan:
Klaim komparatif yang menyebut kompetitor secara langsung. Pernyataan seperti ‘lebih baik dari brand X’ bisa masuk kategori persaingan usaha tidak sehat jika tidak bisa dibuktikan secara objektif.
Klaim tentang keamanan atau efektivitas produk medis. Klaim yang tidak bisa dibuktikan secara klinis berpotensi pelanggaran regulasi BPOM dan Kemenkes.
Press release tentang litigasi atau sengketa hukum yang sedang berjalan. Setiap pernyataan publik tentang sengketa yang sedang dalam proses pengadilan harus disetujui oleh tim hukum.
Artikel terkait
Sinyal yang dikenali editor media nasional — dan cara memperbaikinya.
Formula headline yang terbukti menarik perhatian editor.
Step-by-step distribusi mandiri setelah checklist ini selesai dicentang.
Siap distribusikan press release Anda?
MediaRilis distribusikan ke 200+ media aktif Indonesia dalam 1×24 jam.